BAHAN MAKANAN DAN BAHAYA YANG DITIMBULKANNYA

Makhluk hidup pasti membutuhkan makanan. Tentunya makanan yang bergizi dan sehat. Makhluk hidup membutuhkan makanan untuk memiliki energi. Untuk itu makanan yang dikonsumsi harus cukup mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Keadaan ini sangat penting agar fungsi organ-organ tubuh berjalan dengan baik. Kandungan gizinya pun harus tepat, tidak boleh kurang ataupun lebih.

Kita mengenal banyak macam sumber bahan makanan yang dijual untuk para konsumen. Bahan makanan tersebut biasanya disiapkan dengan cara cepat saji. Meskipun demikian, makanan tersebut dapat dikatakan kurang sehat. Namanya saja cepat saji, jadi sudah tentu makanan itu ada kemungkinan bakteri yang ada di dalam makanan belum sepenuhnya hilang karena proses pengolahan yang tidak sempurna. Misalnya saja minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan. Banyak para pedagang tidak mengganti minyak untuk menggoreng dengan minyak yang baru. Sehingga ada indikasi minyak tersebut sudah tidak layak konsumsi atau dipakai lagi.

Para konsumen memilih makanan cepat saji karena mereka ingin cepat mengenyangkan perut mereka. Selain itu mereka juga dikejar waktu sehingga mereka tidak memikirkan resiko yang akan dialaminya. Resiko itu akan tampak beberapa bulan atau tahun kemudian.

Tidak sedikit pula diantara mereka lebih memilih memasak sendiri daripada membeli. Mereka beranggapan bahwa memasak sendiri lebih menyenangkan. Karena rasa yang ingin kita dapatkan dapat kita olah sendiri selain itu lebih sehat. Ada pula yang beranggapan bahwa membeli makanan cepat saji terlalu lama mengingat padatnya kota ini sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama pergi ke tempat itu daripada memasak sendiri.

Syarat makanan sehat adalah apabila makanan tersebut higienis, bergizi, dan berkecukupan.

Makanan yang higienis adalah makanan yang tidak mengandung kuman penyakit dan zat yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Makanan yang bergizi adalah makanan yang cukup mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin dalam jumlah seimbang sesuai kebutuhan.

Makanan yang bekecukupan adalah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh pada usia dan kondisi tertentu. Sebagai contoh kebutuhan gizi pada masa bayi, remaja, dewasa, dan orang tua berbeda-beda. Juga kebutuhan makanan seorang atlet berbeda dengan orang yang bekerja di kantor meski usianya sama.

Selain memenuhi persyratan pokok tersebut, perlu juga diperhatikan cara memasak makanan. Suhu makanan pada saat disajikan, dan bahan makanan yang mudah dicerna.

Alangkah kecewanya kita bila bahan makanan tersebut dicampur zat kimia yang sangat membahayakan jiwa kita. Sehingga akan muncul berbagai dampak penyakit bila kita mengkonsumsi bahan makanan tersebut. Penyakit yang akan muncul tidak akan langsung telihat indikasinya, melainkan akan tampak beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian sehingga hidup kita berpacu dengan waktu untuk menghilangkan penyakit itu dari tubuh kita.

Para produsen yang nakal biasanya memberi zat kimia dengan alasan bahwa agar para konsumen tertari dengan bahan makanan yang mereka tawarkan. Biasanya mereka memikat dengan warnanya.

Produsen memikat dengan warna menggunakan pewarna-pewarna yang biasa dipakai untuk mewarnai pakaian. Pewarna itu memang dijual bebas di pasaran dan harganya pun relatif lebih murah dibandingkan dengan pewarna makanan pada umumnya. Bahan pewarna pakaian itu jika dicampurkan dengan makanan akan merubah warnanya sehingga membuat kita (konsumen) lebih tertarik dengan makanan yang ditawarkan. Bahan pewarna tersebut sangat berbahaya. Jika kita tidak sengaja mengkonsumsi makanan (yang telah di beri pewarna tekstil) tersebut dalam jumlah atau dosis yang besar, maka kita dapat mengalami keracunan bahkan dapat merenggut jiwa kita.

Tidak sedikit pula para produsen atau pedagang memberi bahan pengawet makanan yang berbahaya bagi tubuh kita. Mereka (produsen ataupun pedagang) biasanya memberi pengawet yang biasanya diberikan untuk mayat agar mayat itu tahan lama dan tidak hancur dimakan waktu hingga bertahun-tahun. Ya, pengawet itu biasa disebut formalin. Tapi bagi anda (orang yang masih awam) jangan beranggapan bahwa mengkonsumsi bahan makanan tersebut membuat saluran pencernaan kita awet hingga bertahun-tahun. Tidak, itu tidak benar. Zat yang terkandung dalam zat pengawet tersebut sangat tidak dibutuhkan oleh tubuh bahkan saluran pencernaan kita akan menganggap zat itu adalah racun yang mebahayakan tubuh kita. Dalam jangka waktu yang lama, kita pasti akan mengidap suatu penyakit yang mematikan yang ditimbulkan oleh makanan tersebut. Coba kita pikirkan, apakah anda mau dianggap seperti mayat karena mayat menggunakan bahan pengawet itu? Ataukah makan bagian dari mayat karena zat itu biasa dipakai untuk mayat?

Zat tersebut juga digolongkan mudah dicari dari pada zat pengawet pada umumnya seperti natrium benzoate yang kita kenal lainnya. Harga formalin jauh lebih murah dibandingkan dengan natrium benzoate. Natrium benzoate biasanya dipakai untuk para produsen dalam industri besar. Sedangkan formalin sering dipakai dalam industri kecil. Formalin lebih berbahaya daripada natrium benzoate.

Para pedagang atau produsen industri kecil memilih zat tersebut karena lebih murah dan mudah dicari. Mereka bisa mendapatkan zat itu dari apotik dengan alasan untuk mengawetkan hewan peliharaannya yang mati, tidak sedikit juga dari mereka yang bekerja sama dengan pihak apotik untuk memudahkan mendapatkan zat itu karena zat itu dapat membwa keuntungan yang lebih. Hal inilah yang membuat para produsen lebih memilih menggunakan formalin dari pada natrium benzoate.

Bila kedua zat bahan makanan yang diatas tadi dicampurkan, tidak dapat dipikirkan lagi apa yang akan terjadi pada diri kita nanti. Lagi pula kita tidak susah mendapatkan makanan yang mengandung zat itu yang dicampur dengan bahan makanan dan dijual di pasaran. Contohnya saja makanan ringan yang biasa dijual disekolah-sekolah, misalakan saja bakso. Pada daging bakso supaya awet biasanya diberi pengawet makanan, belum lagi bila ada yang ditambahkankan dengan boraks. Belum lagi dengan saos yang akan ditambahkan pada makanan tersebut. Saos biasanya menggunakan pewarna yang berbahaya bagi tubuh kita.

Alangkah baiknya bila kita menggunakan cara yang lebih baik kepada bahan makanan tersebut. Misalnya saja pewarna makanan yang alami. Pewarna makanan alami dapat kita gunakan dengan cara diambil dari bagian dari tumbuhan. Sebagai contoh kunir. Kunir sering digunakan untuk mewarnai makanan sehingga terlihat berwarna kuning ataupun orange. Bahan makanan yang telah dicampur lebih baik daripada menggunakan zat kimia. Karena tidak menimbulkan efek samping.

Untuk mengawetkan makanan kita dapatmelakukan dengan cara pengeringan, pembekuan, dan iradiasi. Tujuan pengawetan yaitu mengahmbat atau mencegah terjadinya kerusakan makanan, mempertahankan kualitas bahan, menghindarkan terjadinya keracunan (kecuali dengan zat berbahaya) dan mempermudah penanganan dan penyimpanan. Bahan makanan yang awet mempunyai nilai yang lebih tinggi karena terjadinya kerusakan dapat diperkecil.

Pengeringan ini bertujuan untuk menghilangkan air atau lebih tepatnya menurunkan kadar air. Bahan makanan yang kering masih memiliki kandungan iar kira-kira 2-5% air. Dengan kadar tersebut, mikroba, misalnya jamur dan bakteri tidak dapat hidup. Cara seperti ini adalah cara yang sangat sederhana.

Pembekuan bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroba, karena mikroba tidak dapat hidup pada suhu di bawahh nol. Biasanya dilakukan untuk mendinginkan ikan, daging, buah, dan sayuran. Perlu kita ketahui juga bahan makanan yang semula ditutup rapat kemudian dibuka di luar kulkas, sebaiknya kita langsung menyimpan bahan makanan tersebut didalam kulkas karena telah terkontaminasi dengan udara luar.

Penggunaan sinar radiasi bertujuan untuk mengurangi kerusakan dan pembusukan makanan, serta membasmi mikrobra dan organsime lain yang menimbulkan penyakit yang terbawa makanan.

Jenis radiasi yang dapat digunakan untuk pengawetan bahan makanan adalah radiasi elektromagnetik, yaitu radiasi yang menghasilkan foton berenergi tinggi sehingga sanggup menyebabkan terjadinya ionisasi dan eksitasi pada materi yang dilaluinya. Jenis radiasi ini dinamakan radiasi pengion. Contoh radiasi pengion adalah radiasi partikel dan gelombang elektromagnetik .

Meskipun demikian,teknologi pengawetan makanan dengan radiasi bukan tanpa masalah. Permasalahn yang ditimbulkan menyangkut kesehatan pada makanan yang diiradiasi adalah:

a. Perubahan kimia akibat radiasi mengakibatkan penurunan nilai gizi makanan, yang menyangkut perubahan komposisi protein, vitamin, dan lain-lain.
b. Mikroba yang diradiasi bersifat resisten atau mengalami mutasi. Daya tahan berbagai jenis mikroorganisme terhadap radiasi secara berurutan adalah sebagai berikut: spora bakteri > khamir > kapang > bakteri gram positif > bakteri gram negative. Ternyata bakteri gram negative paling peka terhadap radiasi. Oleh karena itu, untuk menekan proses pembusukan makanan yang disebabkan oleh bakteri gram negative dapat digunakan iradiasi dosis rendah.
c. Iradiasi pada suatu bahan makanan yang mengandung air menyebabkan ionisasi molekul-molekul air membentuk hydrogen dan radikal hidroksil. Hydrogen dan radikal hidroksil secara kimiawi dikenal sangat reaktif dan dapat bertindak sebagai zat pereduksi ataupun pengoksidasi.

Sehingga jenis pengawetan yang terakhir ini jarang digunakan karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Nah sekarang tinggal kita sendiri yang menentukan bahan makanan yang layak untuk tubuh kita.

Perihal

me and my mind

Ditulis dalam Uncategorized
3 comments on “BAHAN MAKANAN DAN BAHAYA YANG DITIMBULKANNYA
  1. James Riady mengatakan:

    Sekarang roti menjadi hot issue di Amerika ketika org Amerika-pun sekarang ini menjerit: Too Much Bread Improver, Too much Bread softener, Too Much Preservative.

    Pengujian roti di Malaysia menunjukkan bahwa 92% dari roti yang ber-edar (termasuk roti ternama atau roti yang dihidangkan di restoran siap saji) mengandung pengawet hingga 5 kali dari yang dibenarkan oleh undang-undang.
    Diperkira-kan hal yang sama juga terjadi pada industri makanan di Indonesia-pun.

    Di Indonesia makanan basah seperti mie basah, bakso basah, tahu basah, roti, dll, mengandung terlalu banyak pengawet. Dan karena mau murah mereka memakai pengawet yang bukan food grade. Padahal kebanyakan pengawet dihubungkan dengan penyakit ADD hiperaktive. Dan Bread Improver yang terlalu banyak untuk supaya roti dapat mengembang besar sekali bisa menimbulkan kanker (Source Wikipedia: Bread Improver)

    Kemarin ini di sekolah untuk anak kurang mampu, aku lihat anak cewek umur 5 tahun cakep, tapi kalau diperhatikan lagi anak kecil ini terkena penyakit ADD hiperactive(Jadi kerja-nya goyang melulu). Kasihan sekali, ya !!

    Sekarang juga sudah ada pengganti roti yang lebih sehat, yaitu roti beras kering (rice cake).
    Kalau yang buatan Australi nama-nya Sun Rice, kalau yang buatan lokal nama-nya N_asiKriuk Debbie (Tersedia di All Fresh atau Mini market Nano Pluit atau Supermarket Rezeki). Harga-nya juga tidak mahal.
    Rice cake /roti beras kering ini:
    Karena kering, tidak perlu pengawet.
    Karena terbuat dari beras, tidak perlu pengembang yang bisa menyebabkan kanker.
    Karena terbuat dari beras, bukan gandum, rendah kalori-nya, bisa tetap langsing.

    Karena banyak-nya obesitas (kegemukan), org Amerika sekarang juga berpindah dari gandum ke beras (cereal mereka yg pakai beras seperti cocoa puff atau rice krispy).

    Trm kasih.

  2. James Riady mengatakan:

    Makan Roti Koq Tambah O ‘On

    Sekilas info untuk teman-teman, saya ingin berbagi informasi mengenai beberapa hal yang mungkin berguna bagi kita semua.

    Kemarin ini saya tertawa terkekeh-kekeh karena ada orang berkata: Anak saya, saya makanin roti tiap hari, koq nggak tambah pintar, tapi tambah O’On (Bloon).

    Inilah perkataan Sue Dengate mengenai pemakaian pengawet roti supaya roti bisa awet lebih dari 2 hari yg saya quote dari artikel “Bread for success”:

    Author and food intolerance counsellor Sue Dengate has researched calcium propionate, commonly known as preservative 282 in bread.
    “I think parents should know that there is a preservative in what we regard as a healthy food that is eaten several times a day by most children that can affect behaviours and learning disabilities,” Ms Dengate said.
    Preservative 282 is a mould inhibitor that is added to bread.
    “Most people think that additives are tested before approval,” Ms Dengate said. “Well I’ve got news for you, they are not tested for effects in children’s learning and behaviour.”
    The latest research suggests preservative 282 may cause permanent changes to the brain in rats, along with long-lasting defects in learning abilities.
    “All we can say is if it’s causing permanent damage in brains of rats what’s it doing to the brains of our children?” Ms Dengate said.

    Hasil dari penelitian di Malaysia terdapat sekitar 92% roti yang beredar (termasuk roti merek terkenal) menggunakan pengawet lebih banyak sampai 5x dari jumlah yang diijinkan oleh undang-undang. Bagaimana dengan roti yang ada di Indonesia? Informasi yang saya peroleh juga sangat memprihatinkan. (mungkin teman-teman ada yang bisa sharing).

    Sebagai ganti roti, ada produk yaitu rice cake (roti beras panggang) seperti “N_asiKriuk Debbie, atau Sun Rice dari Australia untuk menyelingi makan roti. Rice cake ini kering dan tak ber-pengawet, sehingga kadar pengawet dalam tubuh & otak tidak terlalu menumpuk.

    Kelebihan dari roti beras panggang sebagai pengganti roti yang lebih sehat antara lain:
    – Karena kering, tidak perlu pengawet.
    – Karena dari beras, rendah kalori-nya.
    – Proses pembuatannya tidak menggunakan pengembang (bread improver) dan pemutih.
    Dengan banyak-nya masalah obesitas, Amerika pun sekarang ber-alih ke produk2 yang terbuat dari beras dan ber-bentuk kering, spt rice crispy atau rice cereal.

    Terima kasih.

    Roti Beras Panggang N_asiKriuk Debbie atau Sun Rice bisa anda dapatkan di supermarket Rezeki, Nano-Pluit dan All Fresh.

  3. Michael Lee mengatakan:

    Saya Rice Cake Roti Beras Panggang N_asiKriuk adalah suatu alternative yang baik karena tanpa pengawet. Sayang banyak orang belum tahu mengenai hal ini. Padahal di luar neger rice cake sudah populer sebagai pengganti roti.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Halaman
Maret 2009
S S R K J S M
« Sep   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Blog Stats
  • 91,770 hits
Top Clicks
  • Tidak ada
Flickr Photos
Vita nei trulli

Triadica sebifera

An Evening On An Island

More Photos
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: